Lanjutkan ke konten utama Lanjutkan ke situs di bawah

You are using an outdated browser. Please upgrade your browser to improve your experience.

SEPTEMBER • Ada perkembangan apa?

4 bulan yang lalu

QUICK LOOK
ULASAN PASAR

September

-9.3%

S&P 500

-5.7%

EURO STOXX 50

-10.5%

NASDAQ

-13.7%

HSI

-6.5%

TOPIX

-12.8%

PSEI

-4.2%

SET 50

-2.8%

STI

-1.9%

JCI
   
 Sumber: Bloomberg 30.09.2022
Penguatan dolar AS

Penguatan dolar AS

Kondisi saat ini mendorong dolar ke level tertinggi selama 20 tahun. The Fed baru saja mengumumkan kenaikan suku bunga 75 basis poin, sementara Bank of England memperlambat laju kenaikan suku bunga dari rencana awal dalam menanggapi kekhawatiran pertumbuhan ekonominya. Bank of Japan melakukan intervensi di pasar mata uang untuk pertama kalinya sejak 1990-an, karena yen mengalami pelemahan hampir 25% terhadap dolar AS tahun ini. Rencana untuk memobilisasi lebih banyak pasukan Rusia di Ukraina mendorong ‘safe haven’ dolar lebih tinggi. Sementara itu, Bank Dunia memperingatkan risiko perlambatan ekonomi jika kenaikan suku bunga berlanjut.

Peringatan global

Peringatan global

Harga saham FedEx, raksasa pengiriman paket, turun lebih dari 20% karena perusahaan tersebut mengumumkan penurunan jumlah volume pengiriman paket. Pesaing seperti UPS juga turun. CEO baru menggambarkan 'lingkungan operasi yang tidak stabil' karena adanya penurunan permintaan, bahkan memprediksi resesi global. FedEx dipandang sebagai patokan atas pertumbuhan ekonomi dunia, karena mengirimkan berbagai macam produk. Dan ini sejalan dengan berita bahwa pertumbuhan ekspor China turun tajam pada Agustus, meleset dari perkiraan para ekonom, karena lonjakan inflasi mengekang permintaan dari pelanggan di seluruh dunia.

Fokus terhadap iklim

Fokus terhadap iklim

Majelis Umum PBB di New York membahas pesan yang kuat tentang perubahan iklim. Pemimpin mereka menyerukan bank multilateral besar, seperti Bank Dunia, untuk mendistribusikan kembali kekayaan ke negara-negara miskin di garis depan risiko iklim. Dengan langkah yang tepat waktu, pengelola dana kekayaan negara Norwegia, yang memiliki aset $1,2 triliun, berjanji bahwa perusahaan yang diinvestasikannya semuanya harus mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050. Dan Al Gore, mantan wakil presiden AS, menekankan temuan IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change) atas penelitian bahwa setelah nol bersih benar tercapai, suhu global dapat mulai turun kembali dalam waktu lima tahun.

Situs ini menggunakan cookie untuk memastikan pembaca memperoleh pengalaman yang terbaik di situs kami. Pelajari lebih lanjut.